Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, MANOKWARI—Kita bersyukur kepada Tuhan, yang karena anugerahnya telah menghimpun kita dalam acara pengukuhan Ketua Antar Waktu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Barat, dalam situasi yang penuh suka cita.
Pengukuhan suatu organisasi, adalah proses pengangkatan agar menjadi resmi dalam suatu kedudukan tertentu. Hari ini, kita telah mengikuti bersama, pengukuhan Ketua DWP Provinsi Papua Barat, tentunya ini bagian yang harus dilakukan dalam organisasi, karena pergantian ketua, sehingga ini perlu dilakukan pengukuhan.
Ini dikatakan Penasehat DWP Provinsi Papua Barat Roma MP Waterpauw, SKom, MSi dalam sambutannya, Jumat (8/9/2023) petang di Hotel Aston, Manokwari, usai acara Pengukuhan Ny. Ria Fonataba sebagai Plt Ketua DWP Provinsi Papua Barat Masa Bakti 2019-2024.
DWP , kata Ny Roma Megawanty, adalah organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kegiatan pendidikan, ekonomi dan sosial budaya, dengan tujuan utama yaitu meningkatkan kualitas sumber daya anggota keluarga Pegawai Negeri Sipil (PNS), untuk mencapai kesejahteraan nasional.
“Memperhatikan tugas utama tersebut, maka organisasi dharma wanita adalah wadah untuk membina anggota, memperkukuh rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak, serta meningkatkan kepedulian sosial dan melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota agar menjadi insan yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian serta berbudi pekerti luhur,”ujar Ny Roma Megawanty.
“Ibu Ketua dan pengurus DWP Provinsi Papua Barat, melihat tugas utama organisasi, yang terurai diatas, DWP Provinsi Papua Barat mempunyai fungsi sebagai wadah perencanaan, pelaksanaan dan pembinaan istri PNS di Provinsi Papua Barat. tentunya selaku penasehat, saya berharap, amanah ini dilakukan dengan baik, sesuai dengan pengelompokan tugas bidang yang ada dalam organisasi,” kata Ny. Roma Megawanty.
Dikatakan organisasi ini adalah beranggotakan khusus, yaitu istri PNS. Harapan kami, tentunya DWP tidak menjadi organisasi yang eksklusif (tertutup dalam dalam pelaksanaan tugas), hendaklah menjadi organisasi yang inklusif (yang siap menerima dan menyesuaikan diri dengan siatuasi yang sedang terjadi).
Diungkapkan Ny. Roma Megawanty, saat ini kita diperhadapkan dengan situasi kemiskinan ekstrim, gerakan penurunan angka stunting. Tentunya DWP Provinsi Papua Barat, wajib mengambil bagian untuk menekan situasi-situasi tersebut, dalam koridor organisasi.
“Mulailah dari anggota DWP Provinsi Papua Barat. masih adakah anggota yang perlu dikuatkan untuk menambah pendapatan keluarga? Sudahkah semua anggota organisasi melek huruf ? Dan masih adakah anak-anak anggota organisasi dalam gizi buruk? Kenapa saya harus mengingatkan ini kepada ibu ketua dan pengurus, kembali kepada tugas utama orgnisasi yaitu meningkatkan kualitas sumber daya anggota keluarga PNS untuk mencapai kesejahteraan,”ujar Ny. Roma Megawanty mengingatkan.
Dari tempat ini, kami mengucapkan terimakasih untuk segala upaya yang dilakukan oleh ibu Ketua lama yaitu Ibu Maria Sangkek dalam pembinaan istri PNS di Provinsi Papua Barat. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi berkat bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Papua Barat.
Diungkapkan Ny Roma Megawanty, kepada para penasehat unsur pelaksana (para pimpinan OPD) kami menitipkan kemajuan organisasi ini di tangan ibu bapak pimpinan OPD dalam anggaran dasar dan rumah tangga organisasi, mereka ini ada, karena status dan jabatan para suami yang adalah pegawai negeri sipil. Tentunya, pembinaan lanjut organisasi ini ada pada para pimpinan OPD. Untuk itu kami mohon, untuk memperhatikan keberlangsungan organisasi, baik di tingkat provinsi, unsur pelaksana oleh masing-masing pimpinan.
“Barangkali itu yang dapat kami sampaikan, pada acara pengukuhan hari ini. Terimakasih untuk kebersamaan kita pada sore hari ini. Akhirnya…..beli kain warna kuning, dijahit menjadi baju baru bukan posisi yang penting, tapi sukses melaksanakan amanah baru. Selamat bertugas Ibu Ketua, Tuhan menopang selalu,”ujar Ny Roma Megawany menutup sambutannya dengan pantun disambut tepuk tangan para hadirin yang hadir. **














