PAPUAInside.id, SINAK—PMI Kabupaten Puncak melakukan program kerja pertamanya setelah dikukuhkan pada 30 Juli 2023 lalu di Timika dengan mendatangi warga korban bencana kekeringan yang ada di Agandugume, Lambewi dan Sinak.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan ini merupakan kerjasama PMI Puncak dengan Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP³A) Kabupaten Puncak.

Ketua PMI Puncak Ny Elpina Kogoya Wandik mengunjungi warga yang terdampak bencana kekeringan dan menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa makanan tambahan pendamping air susu ibu (MPASI), alat penimbangan bayi atau balita, pelayanan kesehatan umum dan memberikan obat-obatan serta membuka Posko bencana PMI di Distrik Sinak dan Lambewi, pada 9-10 Agustus 2023.
Kegiatan yang didorong rasa kemanusiaan membantu sesama tersebut mendapat respon positif dari warga bahkan mereka sangat terharu saat menyambut kedatangan Ny Elpina beserta rombongan.
Selama dua hari melakukan aksi kemanusiaan, Ny Elpina melakukan sejumlah kegiatan, antara lain menyerahkan sembako di Distrik Agandugume, memberikan makanan tambahan berupa susu formula di Puskesmas Sinak, bubur kacang ijo, pembagian biscuit bayi serta pelayanan kesehatan umum disertai pemberian obat-obatan.
Warga menyambut gembira dan penuh sukacita kegiatan PMI yang berkolaborasi dengan DP3A Kabupaten Puncak. ‘’Kami sangat bersyukur dan senang hati mendapat bantuan bama serta pengobatan untuk anak-anak, ibu-ibu dan orang dewasa. Kedepannya, kami harap bantuan seperti ini kembali dilaksanakan, jangan hanya saat ada bencana,” ungkap Teni Kogoya mewakili warga.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Puncak mengatakan dari hasil kunjungannya ke Distrik Agandugume terlihat banyak bahan makanan namun yang kurang adalah obat-obatan sehingga berdampak pada kesehatan ibu, anak dan warga pada umumnya.
“Ini merupakan program pertama dari PMI Puncak, setelah dilantik, sehingga kami akan buka posko PMI di Sinak dan Agandugume, satu yang saya mau garis bawahi adalah persoalan obat, sehingga ini harus menjadi perhatian pemerintah, terutama obat untuk menjangkau anak-anak dan ibu-ibu yang terdampak bencana ini,” tuturnya. ** (Diskominfo Puncak)














