Syukuran HUT-15 Kabupaten Puncak, Bakar Batu dengan 315 Ekor Wam (Babi)

Pesta rakyat Bakar Batu merayakan HUT-15 Kabupaten Puncak dan 10 tahun kepemimpinan Bupati Willem Wandik SE, M.Si. Masyarakat bersukacita merayakan hari bersejarah tersebut, Ilaga Rabu (21/06/2023). (foto: Diskominfo Puncak)

PAPUAInside.id, ILAGA— Ribuan masyarakat Kabupaten Puncak berkumpul di Lapangan Trikora, Kota Ilaga merayakan 15 tahun Kabupaten Puncak dan 10 tahun kepemimpinan Bupati Willem Wandk, SE, M.Si, Rabu (21/06/2023).

Masyarakat berdatangan dari distrik-distrik membawa berbagai hasil kebun seperti sayuran, umbi-umbian, wam atau babi untuk menggelar pesta rakyat dengan tradisi bakar batu.

Tercacat 315 ekor babi atu wam dipotong dalam pesta rakyat tersebut.

315 ekor wam atau babi yang dibakar dalam pesta bakar batu perayaan HUT-15 Kabupaten Puncak dan 10 tahun kepemimpinan Bupati Willem Wandik SE, M.Si, Ilaga (21//06/2023), (foto: Diskominfo Puncak)

Masyarakat tampak antusias mengikuti  perayaan HUT yang diawali dengan ibadah syukur, dan dilanjutkan dengan makan bersama setelah daging wam, umbi-umbian yang dimasak dalam batu panas, matang lalu dibagikan kepada orang yang hadir dalam perayaan tersebut.

Perayaan HUT-15 juga ditandai pemotongan tumpeng yang terbuat dari umbi-umbian hasil petani di Ilaga, oleh Ketua Tim PKK Kabupaten Puncak Ny Elpina Kogoya Wandik.

Perayaan  berlangsung penuh sukacita, aman dan damai, dihadiri diantaranya para tokoh pejuang dan pendiri kabupaten Puncak. Setelah perayaan selesai,  masyarakat pun kembali dengan tertib dan aman ke kampung masing-masing.

Bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik SE, M.Si bersama Wakil Bupati Pelinus Balinal, S.Th., S.Ip., M.Si. ditengah rakyat yang sedang bersukacita merayakan HUT-15 Kabupaten Puncak. (foto: Dsikominfo Puncak)

Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan acara bakar batu dan ibadah yang diselenggarakan sebagai bentuk ucapan syukur oleh masyarakat.  “Acara bakar batu dan ibadah yang dibuat adalah bentuk ucapan syukur kami. Termasuk mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa,” terangnya.

Acara bakar batu ini sendiri, kata Willem, menyajikan berbagai jenis hasil kebun dari Kabupaten Puncak, termasuk sumbangsih ternak babi dari masyarakat.  “Kesiapan acara ini adalah sukarela masyarakat. Ada yang datang membawa  umbi-umbian dan sayur-sayuran termasuk dengan wam,” jelasnya.

Selain tradisi bakar batu dan ibadah syukur, perayaan ini  juga menyajikan hiburan musik untuk masyarakat. “Rangkaian acara ini ada bakar batu, ibadah dan hiburan musik, semata-mata untuk masyarakat Puncak,” jelasnya.

Bupati Puncak Willem Wandik SE, M.Si bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Puncak Ny Elpina K Wandik bersama para undangan mengangkat tos untuk perayaan HUT-15 tahun Kabupaten uncak dan 10 tahun kepemimpinan Bupati Willem Wandik. (foto: Diskominfo Puncak)

Willem Wandik tidak luput mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan semua pihak saat dirinya memimpin Kabupaten Puncak selama 10 tahun, meski masih banyak kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan selama ini.

“Terima kasih masyarakat, TNI, Polri karena membantu saya membawa perubahan untuk Kabupaten ini, meski ada keterbatasan yang dihadapi terutama keamanan, namun itulah dinamika suatu daerah,” tegasnya.

Dia juga berharap pembangunan yang ada saat ini, harus diteruskan oleh generasi pimpinan selanjutnya, meski belum banyak yang terselesaikan lantaran faktor gangguan.

“Kita harus buktikan Puncak bisa berkembang, dari yang tidak ada, kita bisa buat ada. Kita percaya negara pasti ada untuk masyarakat dan kabupaten Puncak ini,” tegasnya. **

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *