Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAinside.Id, JAYAPURA – Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Pol. Dr. Faizal Rahmadani mengatakan, pihaknya berhasil menangkap MK, salah satu pelaku yang membunuh Pendeta Eliaser Baner dalam peristiwa pembantaian 11 orang di Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada (16/7/2022) lalu.
Penangkapan dilakukan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2023 pada Selasa (30/5/2023).
“Dari laporan yang diterima awalnya, Senin 29 Mei 2023 tim Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Damai Cartenz 2023 menangkap dua orang di Nogolait dan setelah dilakukan pemeriksaan seorang diantaranya diduga terlibat kasus penyerangan dan pembunuhan warga di tahun 2022,’’ jelas Kombes Pol. Dr. Faizal Rahmadani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/5/2023) pagi.
“Saat penangkapan MK sempat terjadi baku tembak di Nogolait namun tidak ada anggota yang terluka,” jelasnya.
Ditegaskan, kontak tembak di Nogolait memang sering terjadi sejak Jumat 26 Mei 2023 dengan kelompok Yotam Bugiangge yang sudah memisahkan diri dari Egianus Kogoya. ’’Ia adalah mantan anggota TNI dari Yonif 756/MWS yang melarikan diri,” tutup Faizal.
MK yang ditangkap tim Satgas Gakkum Damai Cartenz adalah anak buah Yotam Bugiangge.
Diketahui, pada Juli 2022 lalu 11 orang di Nogolait Distrik Kenyam, Nduga dibantai hingga tewas dengan alami luka bacok dan luka tembak.
Polisi saat itu menyebutkan pelaku adalah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah itu. Peristiwa itu terjadi pukul 9.00 WIT. Sebelas warga sipil yang menjadi korban adalah warga pendatang dan juga orang asli Papua, termasuk Pdt. Eliaser.
Pdt Eliaser adalah pelayan gereja di Kampung Yereitma, Distrik Pija, Kabupaten Nduga, saat terjadi pembantaian dia ke Nogolait dalam rangka kegiatan konferensi GKI di Wamena pada 26-28 Juli 2022. **














