PAPUAInside.id, JAYAPURA— Sebanyak 10 anak usia sekolah di kompleks GPDI Agape, Dekai, Ibukota Kabupaten Yahukimo menjadi binaan Ops Rasaka Cartenz 2023.
Setiap harinya personel Ops Rasaka Cartenz melalui program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) fokus mengajarkan Calistung (Membaca, Menulis dan Berhitung) kepada mereka.
Kasat Binmas Polres Yahukimo Iptu Maryanto Widodo yang memimpin program tersebut menyatakan pihaknya masih fokus mengajarkan anak-anak dalam membaca serta berhitung, hal ini merupakan pelajaran dasar yang harus dimiliki anak-anak untuk bekal mereka di masa depan.
“Kami masih fokus untuk mengajarkan anak-anak membaca dan berhitung, hal ini agar kemampuan dasar mereka ada sehingga nantinya apabila mereka sudah lancar membaca maupun berhitung maka kita bisa lanjutkan ke materi pembelajaran berikutnya,” ujar Kasat Binmas, Rabu ((24/05/2023).
Kasat juga mengucapkan terima kasih atas dukungan para orang tua yang sudah mendukung kami agar anak-anak mereka bisa mendapatkan pendidikan meski anak- anak mereka tidak bersekolah namun masih bisa belajar dari anggota Binmas Noken.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan program Polisi Pi Ajar merupakan program Kepolisian dari Ops Rasaka Cartenz-2023 dalam membantu mencerdaskan dan menumbuhkan semangat belajar anak-anak Papua.
“Program Si Ipar yang dilakukan oleh Satgas Ops Rasaka Cartenz diharapkan anak-anak Papua dapat tumbuh cerdas dan maju,” ungkap Kasatgas Humas.
Kombes Benny mengatakan bahwa mengingat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam bidang pendidikan di Kabupaten Yahukimo masih cukup rendah yakni dibawah 60, sehingga pihaknya ingin membantu pemerintah melalui program Si-Ipar.
“Dengan hadirnya Program Si-Ipar ini, harapannya anak-anak Papua yang berada di pelosok-pelosok, terutama yang tidak bersekolah, dapat merasakan pendidikan dan tumbuh cerdas sehingga mendongkrak IPM di Kabupaten Yahukimo ini,” pungkasnya. **














