Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—DPD Partai Golongan Karya Golkar Provinsi Papua, resmi mendaftar dan mengajukan caleg untuk Pemilu 2024 di KPU Papua.
Dokumen partai berlambang pohon beringin ini dinyatakan 100 persen lengkap dan diterima.
Dari 45 caleg yang didaftarkan untuk 7 Dapil itu ada senior, generasi milenial, kaum disabilitas hingga Master of Ceremony atau MC.
“Puji Tuhan hari ini kita bisa mendaftar dan dokumen kita dinyatakan 100 persen diterima. Sementara proses berjalan ada perbaikan-perbaikan itu nanti kita sesuaikan,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Yacob Ingratubun di Media Center KPU Papua, Jalan Holtekamp, Kota Jayapura, Minggu (14/5/2023).
Soal caleg Golkar yang masih didominasi wajah-wajah lama, Ingratubun mengatakan, hal ini untuk memberikan ruang kepada senior-senior berperan dalam mencalonkan diri, tapi juga ada perbandingan antara 60: 40.
“Jadi lebih banyak generasi penerus dari pada rekan rekan kita yang senior, karena bagaimanapun mereka yang meletakan dasar partai dan patut kita juga memberikan penghargaan keapada mereka berkompetisi dalam Pemilu 2024,” kata mantan Ketua DPRD Kota Jayapura ini.
Khusus untuk kaum disabilitas, jelas Ingratubun, Golkar adalah partai terbuka, sehingga dalam rekrutmen kader tak memilah-milah, tapi justru ingin merangkul semua komponen, karena mereka juga adalah bagian dari WNI.
“Kami juga merasa senang dan bahagia, karena rekan rekan disabilitas ini membawa aspirasi mereka ke partai politik yakni Golkar. Kami
memberikan ruang kepada mereka, untuk mereka bisa berkembang di partai ini. Dan kita berharap kedepan itu ada keterwakilan disabilitas di provinsi ini,” terangnya.
Sementara itu, Golkar juga merekrut kawula muda yang mempunyai potensi khusus anak-anak asli Papua, untuk bisa berperan secara langsung dalam partai politik.
“Kita berani menjual dia untuk menarik kawula muda yang nota bene hampir 40 persen untuk Pemilu 2024 adalah dari generasi milenial, sehingga kita berani memasang silang ada senior dan yunior, sehingga saling kita melengkapi antara satu dengan yang lain,” pungkas Ingratubun. **














