Program Keladi Sagu Layani Pengobatan Gratis di Kampung Kamoro, Mimika

Pelayanan kesehatan gratis dari Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 melalui Program Keladi Sagu kepada warga Kampung Kamoro di Mimika, Papua Tengah. (foto: Humas Polda Papua)

PAPUAInside.id, JAYAPURA— Dokter Klinik Polres Mimika dr. Audio Titalessy bersama tim Keladi Sagu dan Satgas Humas Rasaka melaksanakan kegiatan pengobatan gratis di Kampung Kamoro Jaya Distrik Wania, Mimika, Minggu (14/05/2023).

Program Keladi Sagu (Lambang Diri Sehat Guna) adalah kegiatan Ops Rasaka Cartenz 2023 bertujuan membantu pemerintah daerah untuk mengobati masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan seperti stunting, malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit.

Di Papua Tengah program ini sudah mencapai warga pelosok, seperti di Kampung Kamoro, Distrik Wania, Kabupaten Mimika.

Dokter Audio mengatakan bahwa Keladi Sagu merupakan program Polri yaitu untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis atau pengobatan gratis kepada masyarakat.

“Kami dari petugas Keladi Sagu memberikan pengobatan gratis dengan cara mendatangi warga dari rumah ke rumah, sehingga dapat memastikan kesehatan masyarakat itu sendiri,” ucap dr. Audio.

Lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari pihaknya rutin melakukan pengobatan gratis bagi masyarakat di Kabupaten Mimika.

“Sebanyak 15 orang yang kami periksa pada Minggu ini. Melalui kegiatan ini kami ingin membantu Pemda Mimika dengan pengobatan gratis kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan Malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Penyakit Kulit dan Stunting,” ujar dr Audio.

Untuk diketahui, Program Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam memacu kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.

Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat. Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM tinggi dengan rentang di atas 60 hingga 70 berdasarkan data BPS pada akhir tahun 2022. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *