Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Sukses yang ditorekan Toli Football Club atau Toli FC tak terlepas dari kepedulian yang tinggi terhadap pembinaan prestasi sepakbola wanita usia dini.
Kepedulian itu datang dari Ketua Umum Toli FC Usman G Wanimbo, sekaligus Ketua Umum Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI) Provinsi Papua, dan Bupati Tolikara dua periode.
Waleman The Blues julukan Toli FC adalah juara pada Kompetisi Antar Sepakbola Wanita Se-Indonesia atau Galanita tahun 2021, setelah di grand final mengalahkan Bangka Belitung di Stadion Sabilulungan, Bandung, Jawa Barat, Senin (28/3/2022) lalu.
Hal ini disampaikan Pelatih Kepala Toli FC Thomas Madjar, usia membawa timnya unggul atas Persemi Mimika di leg pertama Kompetisi Pertiwi Cup Zona Papua 2022 di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (4/3/2023).
Madjar mengatatakan, pihaknya menyarankan, agar apa yang telah dilakukan Toli FC menjadi model pembinaan prestasi sepakbola wanita, khususnya di Tanah Papua.
Toli FC telah memberikan bukti berkat pembinaan terus-menerus, akhirnya mereka selalu mendapat hasil terbaik, baik di level regional maupun level nasional. Bahkan beberapa pemain Toli FC mewakili Timnas mentas di even-even internasional.
“Jadi Toli FC sangat peduli dengan sepakbola wanita, terutama Pak Usman Wanimbo itu sangat luar biasa. Dari dulu dia sangat konsisten membina sepakbola wanita. Itu yang jarang saya lihat di pejabat-pejabat lain yang ada diatas Tanah Papua ini,” ujar Madjar.
“Jika pejabat lain dampingi tim hanya pada saat kompetisi, tapi Pak Usman jauh sebelum kompetisi sudah konsen terhadap pembinaan sepakbola wanita. Itu yang luar biasa,” tuturnya.
Madjar menjelaskan, sepakbola wanita khususnya di Papua memiliki peluang besar di kancah Asia dan Eropa.
Oleh karena itu, Madjar menghimbau kepada tim-tim lokal, untuk terus-menerus memperhatikan pembinaan sepakbola wanita.
“Saya kira mungkin lebih besar dan ada sedikit cahaya untuk mereka lebih jauh ke Piala Asia maupun Eropa, karena cukup banyak talenta untuk sepakbola wanita. Kalau diseriusi dengan sungguh-sungguh pasti akan muncul pemain-pemain timnas putri dari tanah Papua,” terangnya. **














