Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, SENTANI—Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, SSTP, MSi, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2023 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024 Tingkat Distrik Wilayah Pembangunan I Kabupaten Jayapura.
Musrenbang berlangsung di Aula SPMA, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (22/2/2023).
Wilayah Pembangunan I Kabupaten Jayapura, meliputi Distrik Sentani Timur, Distrik Sentani, Distrik Ebungfauw dan Distrik Waibu.
Sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura, menggelar Musrenbang Tingkat Distrik Wilayah Pembangunan II Tahun 2023 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, yang dipusatkan di Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Jumat (17/2/2023).
Penjabat Bupati Jayapura, didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura Parson Horota, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, SIP, dan Kepala Distrik Sentani Timur Eslie Suangburaro.
Triwarno menjelaskan, Musrenbang di tingkat distrik merupakan satu kesatuan dalam Musrenbang tingkat kabupaten, yang merupakan rangkaian dari tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah atau RKPD dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang relevan dengan prioritas daerah.
“Jadi, pada hari ini Musrenbang tingkat distrik, yang saat ini kita lihat diintegrasikan secara kewilayahan. Forum Musrenbang ini sangat baik dalam rangka kita menyusun dokumen perencanaan yang benar-benar dapat menjawab persoalan-persoalan dan juga kebutuhan di tiap wilayah pembangunan,”ucap Triwarno.
Untuk membangun suatu daerah, ucap Triwarno, yang paling utama dicermati adalah masalah perencanaan, sehingga perlu dilakukan dengan baik.
“Perencanaan pembangunan itu penting bagi suatu daerah. Dana menjadi hal vital, tapi perencanaan harus lebih vital,” tuturnya.
“Tentunya, hasil pembahasan dari usulan-usulan para pemangku kepentingan di distrik dan wilayah pembangunan akan dilaksanakan dengan agenda kerja dan prioritas pembangunan daerah tahun 2024,” tambahnya.
Dijelaskannya, Musrenbang tingkat distrik yang dikemas dalam Musrenbang wilayah pembangunan pada tahun 2023 adalah yang kedua kali dilaksanakan dengan mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi terhadap alokasi anggaran maupun sumber daya yang tersedia.
Dikatakan, Musrenbang wilayah pembangunan ini dikemas dengan berpedoman pada Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 pada Pasal 94 dan Pasal 98, yang mengatur tentang Musrenbang RKPD Tingkat Distrik.
“Dimana, untuk efektivitas dan efisiensi, maka Musrenbang tingkat distrik dapat menggabungkan beberapa distrik dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, potensi wilayah dan jangkauan wilayah,” terangnya.
Triwarno yakin dan percaya, melalui forum Musrenbang ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Musrenbang merupakan momen penting bagi majunya pembangunan di distrik, sehingga Triwarno juga berharap perumusan dan penetapan program prioritas pemerintah daerah nantinya harus benar-benar mampu menjawab setiap permasalahan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pembangunan.
Triwarno juga menyampaikan, bahwa alokasi anggaran APBD tahun 2024 nantinya diarahkan untuk berbagai sektor seperti infrastruktur jalan, perumahan dan permukiman, perhubungan, kesehatan, pendidikan, pertanian, sosial, kependudukan, perdagangan dan perindustrian, ketenagakerjaan serta sektor-sektor lainnya.
“Pada tahun ini juga kita akan berkoordinasi dengan Balai Jalan untuk penyelesaian jalan Kemiri-Depapre, sehingga kita dapat menghubungkan konektivitas antara wilayah pembangunan I dan wilayah pembangunan II dalam rangka pertumbuhan ekonomi masyarakat,” bebernya.**














