Terima BLT, Warga Puncak Papua Pegunungan Berterima Kasih ke Presiden Jokowi

Bupati Puncak Papua Willem Wandik menyerahkan secara simbolis dana bantuan langsung tunai (BLT) dari sumber dana desa (DD), diterima kepala kampung dan tokoh agama di kantor Bupati Puncak, Ilaga, Jumat (16/12/2022). (foto: Diskominfo Puncak)

PAPUAInside.com, ILAGA— Wajah Luther Tabuni kepala kampung Pinapa, Distrik Amukia, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah tampak gembira, seyumnya merekah lebar, karena bersama dengan warga lainnya menerima kucuran dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang bersumber dari Dana Desa.

Penyerahan dilakukan Bupati Puncak Willem Wandik, SE, M.Si secara simbolis kepada kepala kampung dan pendeta di Kantor Bupati Puncak, Jumat (16/12/2022).

“Kami senang sekali kebetulan dekat natal mendapat dana BLT, terima kasih Bapak Presiden Joko Widodo, terima kasih Bapak Bupati kami akan bagikan ke masyarakat untuk rayakan natal,” ungkapnya.

Dikatakan penyaluran BLT kali ini sangat tepat karena menjelang natal sehingga keluarga bisa menggunakannya untuk menyambut perayaan tersebut.

Adapun distrik-distrik yang menerima dana BLT tersebut, diantaranya Ilaga terdiri atas 9 kampung, Ilaga Utara 9  kampung,  Gome terdiri 10 kampung, Gome Utara 5 kampung,  Amungkalpia 6 kampung, Erelmakawia 9 kampung, Omukia 14 kampung dan Mabugi 8 kampung.

Yang menarik dalam pembagian BLT kali ini, melibatkan pihak lain selain kepala kampung, juga para pendeta, kepala distrik dan aparat keamanan akan ikut memantau penyaluran agar benar-benar diterima pihak yang berhak.

Bantuan langsung Tunai (BLT) akan dibagikan untuk triwulan III terhitung Juni sampai September dan triwulan IV dari Oktober sampai Desember, sehingga untuk satu keluarga terhitung enam bulan dengan total dana yang diterima Rp 1.800.000.-

Dalam arahannya Bupati Willem Wandik mengatakan dana BLT yang bersumber dari dana kampung (desa) ini, merupakan program dari pemerintah, ketika masyarakat terkena dampak dari covid-19, membuat banyak aktivitas ekonomi tidak berjalan dengan baik, banyak tenaga kerja di PHK, daya beli masyarakat menurun, sehingga pemerintah melalui kebijakan Presiden Joko widodo memberikan BLT untuk menjaga ekonomi masyarakat.

“Kebetulan mendekati natal jadi setelah pembagian bisa sisihkan dari BLT ini, bisa beli babi atau ayam ka, kemudian masak sama-sama, makan sama-sama  di gereja, asap naik saat natal, sehingga rakyat semua bersukacita menyambut natal dan Tahun baru ,jangan bawa uang keluar dari ilaga sini,” ungkapnya.

“Saya berharap agar masyarakat di gereja bisa berdoa untuk kabupaten ini, sehingga kembali aman dari gangguan-gangguan buyni senjata lagi, kita sama-sama sambut natal dan tahun baru dengan sukacita, karena Tuhan baik, negara juga baik, kabupaten ini baik untuk kami,” tambahnya. ** (Diskominfo Puncak)