PAPUAInside.com, JAKARTA, – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw. M. Si, mengikuti rapat tahunan Bank Indonesia yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, dan diikuti oleh para Gubernur se-Indonesia, Rabu (30/11/2022) di Jakarta Convention Center.
Dilansir dari situs Bank Indonesia, Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) merupakan puncak high level event Bank Indonesia yang telah diselenggarakan secara rutin sejak tahun 1969. Agenda utama PTBI adalah penyampaian pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian nasional, tantangan yang dihadapi dan arah kebijakan Bank Indonesia ke depan, serta penyampaian arahan Presiden Republik Indonesia mengenai kebijakan Pemerintah ke depan. Pandangan dan arahan tersebut sangat ditunggu oleh para pemangku kepentingan dan akan menjadi referensi, khususnya bagi pelaku industri, investor dan kalangan dunia usaha dalam menentukan berbagai kebijakan maupun keputusan bisnis ke depan.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur BI, Perry Warijiyo menyampaikan 5 permasalahan ekonomi global yang harus diwaspadai yakni : pertumbuhan menurun, inflasi sangat tinggi, suku bunga tinggi, dollar amerika serikat sangat kuat dan penarikan dana investor global sangat berisiko tinggi.
Perry menjelaskan, risiko pertama yang perlu diwaspadai yaitu pertumbuhan ekonomi dunia yang menurun, terutama risiko resesi yang meningkat di Amerika Serikat dan Eropa. Kedua, inflasi yang sangat tinggi dipicu oleh harga energi dan pangan yang tinggi di pasar global.
Ketiga, suku bunga tinggi dimana kenaikan suku bunga the Fed terutama diproyeksi akan mencapai tingkat 5 persen dan tetap bertahan pada level yang tinggi pada 2023.
Keempat, penguatan dolar AS yang akan memberikan risiko pada berlanjutnya pelemahan mata uang banyak negara, termasuk Indonesia.
Kelima, derasnya aliran modal asing yang keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia. **














