Manfaatkan Dana Otsus, Dinas Pertanian Puncak Bagikan Bibit Ternak ke Kelompok Tani

Bupati Puncak, Provinsi Papua Tengah Willem Wandik, SE., M.Si. diidampingi PLT.Sekda Puncak Ir. Darwin Tobing, SE., MM, Kepala Dinas Pertanian Dasin Kogoya, SE., MM, membagikan secara simbolis bibit ternak babi, bibit kelinci, bibit ikan nila, ikan lele, serta bibit sayur- mayur dan alat pertanian kecil (APK) kepada kelompok tani binaan Dinas Pertanian. (foto: Diskominfo Puncak)

PAPUAInside.com, ILAGA— Guna meningkatkan ketahanan pangan serta pengembangan pertanian sebagai upaya pengendalian Inflasi, Dinas Pertanian Kabupaten Puncak, Papua Tengah membagikan  bibit ternak babi, bibit kelinci, bibit ikan nila dan ikan lele, serta bibit sayur- mayur dan alat pertanian kecil (APK) kepada kelompok tani binaan.

Penyerahan bibit secara simbolis dilakukan Bupati Puncak Willem Wandik,SE.M.Si, di Kantor Bupati Puncak, Ilaga. Bibit tersebut untuk kelompok tani di Distrik Ilaga, Gome, Distrik Amukia dan Sinak, pada Selasa (15/11/2022).

Selain Bupati, hadir juga dan ikut dalam pembagian tersebut, PLT sekda Kabupaten Puncak Ir. Darwin Tobing, SE., MM, Kepala Dinas Pertanian Dasin Kogoya, SE., MM, yang disambut sukacita masyarakat penerima bantuan.

Untuk diketahui, bibit babi yang dibagikan didatangkan dari Kabupaten Timika, sementara untuk bibit kelinci si didatangkan dari Tiom, Kabupaten Lanny Jaya. Sebelumnya juga Dinas Pertanian sudah membagikan bibit ikan lele kepada kelompok tani.

Bupati Puncak Willem Wandik menyambut positif program pembagian bibit ternak dan sayur-mayur ini, karena merupakan penggunaan dana Otsus yang menyentuh langsung masyarakat, karena melalui program pembagian bibit ini selain dikonsumsi untuk mencukup gizi protein bagi keluarga, juga bisa dijual untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Peluang usaha dari ternak babi dan kelinci ini cukup baik, apalagi pasaranya juga di Ilaga cukup baik, 1 ekor babi dewasa saja bisa capai 20-30 juta, sehingga bapak-bapak dan mama-mama yang sudah mendapatkan bantuan ini jika usaha dengan baik, maka penghasilan juga cukup baik untuk ekonomi kalian,” ungkapnya.

“Ke depan jangan lagi ambil bibit kelinci dari Tiom, beli saja di masyarakat sini, begitu juga dengan babi maupun ikan lele dan ikan nila, kalau dikembangkan baik, tidak perlu kita datangkan ikan dari luar Kabupaten Puncak cukup dari kelompok tani disini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas pertanian Kabupaten Puncak Ibu Dasin Kogoya, mengatakan program pembagian bibit ternak dan sayur-mayur ini bersumber dari dana Otsus, tujuannya untuk meningkatkan ketahanan pangan serta meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama kelompok tani binaan Dinas pertanian Kabupaten Puncak, sekaligus untuk pengembangan pertanian dalam upaya pengendalian inflasi dengan gerakan pangan lokal, sehingga peningkatan kapasitas produksi.

“Hari ini masyarakat cukup antusias, jumlah bibit yang dibagikan 188 bibit anakan babi, Kelinci 300 ekor yang didatangkan langsung dari Tiom, Kabupaten lanny jaya ikan Nila 20 ribu ekor,  bibit sayur wortel, buncis dan sawi, serta alat pertanian kecil, diperuntukan bagi empat distrik yaitu Ilaga, Sinak, Gome dan Amukia,” jelasnya.

“Kami berharap ke depan hasil bibit ini, dibudidayakan sehingga bisa dikembangkan oleh kelompok tani ini, agar tahun depan tidak lagi didatangkan dari luar Kabupaten Puncak, kami cukup beli saja dari kelompok tani binaan ini,” ujarnya. (Disminfo kabupaten Puncak)