Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri memerintahkan segera tangkap dan proses hukum para pelaku aksi kekerasan di Dogiyai dan Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Demikian disampaikan Kapolda Papua, usai Syukuran HUT Brimob ke-77 di Hotel Suni Abepura, Senin (14/11/2022).
“Aksi kekerasan di Dogiyai dan Puncak adalah kriminal murni dan tak ada kaitan dengan peresmian 3 DOB Papua,” ujarnya.
Fakhiri menjelaskan aksi kekerasan tersebut murni kriminal dan tak disusupi kelompok tertentu. Hampir semua aksi kekerasan di Papua selalu menunggu momen.
“Mereka melakukan kejahatan, jangan dikaitkan dengan isu lain, diplintir ke hal lainnya,” ucap Fakhiri.
“Jangan jadikan laka lantas momen untuk membakar atau membunuh orang lain. Saya sudah minta anggota untuk mencari pelakunya. Pak Direskrimum sudah berada di sana untuk memimpin tim,” terangnya.
Diketahui aksi kelompok massa di Dogiyai terjadi pada Sabtu (12/11/2022) petang hingga Minggu (13/11/2022) dini hari. Aksi kekerasan itu, 1 orang tewas, 5 orang dilaporkan hilang.
Kapolda menuturkan, Polda Papua menggeser Brimob dari Nabire sebanyak 2 SST atau sekitar 200-an orang ke Dogiyai. **














