Gubernur Waterpauw Lantik Nataniel Mandacan Ketua LPPD Papua Barat 2023-2027

Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si melantik LPPD Papua Barat periode 2023-2027 dengan Ketua Dr Nataniel Mandacan M.Si. (foto: Tim Media PJGPB)

PAPUAInside.com, MANOKWARI- Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.SI melantik pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Barat periode 2023-2027 di aula Mansinam Beach Hotel, Manokwari, Selasa (8/11/2021) sore.

Pengurus yang dilantik, Ketua Umum Dr Nataniel D Mandacan, M.Si, Ketua I Abia Ullu S. Sos, Ketua II Ukas Leatemia, SH, M.M.Pd, Ketua III Drs Dortheus J Sawaki, MM.

Ketua Umum Dr Nataniel D Mandacan, M. Si, mengatakan pelantikan pengurus ini salah satu bentuk persiapan untuk  menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional 2025 di Manokwari.  “Kepengurusan kali ini tidak besar, namun diharapkan dapat bekerja dengan efektif,” ujarnya.

Dalam sambutannya Gubernur Waterpauw mengungkapkan, tidak gampang mengurus organisasi dalam pelayanan memuji Tuhan.

“Terima kasih kepada pengurus LPPD yang sangat peduli dan perhatian serta memiliki hati seorang pelayan dalam bidang pembinaan seni dan budaya melalui LPPD Papua Barat. Tidak gampang untuk seseorang yang mau memberikan dirinya dalam pelayanan dalam situasi yang sekarang kita hadapi, kehidupan individualisme terkadang membuat kita untuk lebih mangurus dan memperhatikan diri kita sendiri dan kelompok,” kata Gubernur Waterpauw

Dikatakan, era modern ini juga menuntut kita lebih introspeksi diri, sejauh mana kita dapat nyatakan karya-karya terbaik kita melalui LPPD, saya selaku gubernur mendorong dan memotivasi bapak/ibu untuk mempergunakan waktu dan kesempatan yang baik ini untuk lebih pro aktif dalam membina paduan suara dan musik lainnya, karena hal ini dapat meningkatkan kualitas beribadah kepada Tuhan melalui gereja.

“Saya juga menghimbau untuk mempergunakan fasilitas yang LPPD miliki, untuk menghasilkan karya – karya terbaik, secara khusus bagi generasi muda, agar tidak jatuh pada perkumpulan yang salah,” harapnya.

Gubernur mengatakan, bapak ibu dapat menggali potensi generasi muda Papua Barat di bidang seni dan budaya secara khusus  musik rohani bernuansa etnik  yang dapat dipublikasikan kepada daerah lain bahkan dunia, terus bangun kerjasama yang baik diantara pengurus, memahami tugas masing – masing bidang dalam program dan kegiatan pembinaan yang dibuat untuk pembinaan dan pengembangan LPPD kedepan.**