PAPUAInside.com, SINAK— Tim Medis Satgas Yonif Raider 303/SSM gerak cepat memberikan pertolongan kepada para korban pesawat Smart Air yang tergelincir di Bandara Tapulinik Sinak, Kabupaten Puncak Papua, Selasa (30/08/2022).
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut namun crew dan penumpang mengalami luka dan syok. Captain Pilot Wiyogo luka sobek di hidung, Kristiyono FO mengalami syok, Ibu Stevi Anggraini luka sobek di kepala sebelah kiri dan Apri juga syok.
Letda Inf Dian Pratomo selaku Danpos Sinak Bandara Satgas Yonif Raider 303/SSM dalam keterangannya menuliskan, kejadian berawal dari Pesawat terbang Smart Air dengan Nomor Penerbangan PK-SNW yang piloti Captain Pilot Wigoyo Handiko lending di bandara Tapulinik Sinak dengan membawa bahan bangunan untuk membuat sekolah, kemudian pesawat terbang Smart Air mengalami tergelincir
“Para korban Pesawat terbang Smart Air dibawa ke terminal untuk mendapat pertolongan medis,” ungkap Letda Inf Dian Pratomo
“Tindakan medis oleh Tim Kesehatan Satgas Yonif Raider 303/SSM yakni menjahit luka dan tindakan pembersihan luka terhadap Pilot beserta crew dan penumpang,” tambahnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa ketiga korban Pesawat Smart Air akan dievakuasi menggunakan Pesawat Rimbuan Air Twin Otter Series 400 dengan Nomor penerbangan PK-OTY menuju Bandara Mozes Kilangin.
“Setelah penanganan pertolongan pertama ini, ketiga korban pesawat tergelincir, akan diterbangkan ke Mimika,” tutupnya. ** (Pendam XVII/Cenderawasih)














