Oleh: Vina Rumbewas I
PAPUAinside.com, WAMENA–Letkol CPN Athenius Murib adalah putra asli Papua asal Jayawijaya, yang kini menjabat sebagai Dandim 1702/Jayawijaya, menggantikan pejabat lama Letkol Inf Arif Budi Situmeang, yang kini menjabat sebagai Dandodiklatpur Rindam XVII/Cenderawasih.
Letkol CPN Athenius Murib merupakan anak asli Jayawijaya pertama yang menjabat sebagai Dandim 1702/Jayawijaya.
Athenius Murib dilahirkan di Kampung Megapura Jayawijaya, 20 April 1977.
Letkol CPN Athenius Murib menghabiskan masa SD dan sebagian SMP di Wamena, kemudian ia melanjutkan pendidikan SMP hingga SMA di Jayapura. Setelah lulus SMA ia pun mengikuti seleksi anggota TNI dan lulus.
“Selama 27 tahun saya dinas di Pulau Jawa. Saya bersyukur doa saya terkabul, karena meski saya tinggal 27 tahun di Jawa. Namun istri saya orang Papua, karena saya selalu berdoa minta istri orang Papua,” cerita Athenius, saat acara lepas sambut, Jumat (1/7/2022).
Athenius pertama kali bertemu dengan istrinya dr Idawati Waromi, Sp, Kj di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Saat itu istrinya sedang menyelesaikan pendidikan dokter spesialis kejiwaan, dan kni mengabdi di Dinas Kesehatan Provinsi Papua, tepatnya di Rumah Sakit Jiwa Abepura.
Ia bersyukur, karena setelah 27 tahun bertugas di luar Papua, akhirnya ia dipercayakan pimpinan TNI, untuk menjadi Dandim di tanah kelahirannya, Jayawijaya, menggantikan seniornya Letkol Inf Arif Budi Situmeang.
“Kami TNI siap membantu Polri, kami siap mendukung dalam kegiatan teritorial dan komunikasi sosial,” ungkap pria yang fasih berbahasa Inggris ini.
Sebagai pimpinan kodim yang baru ia minta dukungan seluruh masyarakat Jayawijaya, pemerintah daerah, tokoh masyarat, adat dan agama serta seluruh stake holder, untuk bersama terlibat dalam menjaga keamanan, kenyamanan dan kedamaian di kabupaten Jayawijaya.
“Kami ingin Baliem yang aman dan damai, sehingga semua yang hidup di kota ini tak ada lagi rasa ketakutan, tak ada lagi perbedaan. Semua perkumpulan paguyuban, masyarakat, mari kita bersama menjaga kedamaian di lembah ini,” ujar pria yang pernah melaksanakan tugas belajar di Amerika Serikat ini.
Sebelum melaksanakan tugas secara resmi di Makodim 1702/Jayawijaya, setibanya dari Jayapura, Jumat (1/7/2022) Letkol CPN Athenius Murib beserta istri diarak ke Makodim menggunakan becak sesuai tradisi Kodim 1702/Jayawijaya.
Dilanjutkan ziarah ke Makan Almarhum Ukumiarek Asso, yang merupakan salah satu Kepala Suku Besar di Jayawijaya di Kampung Pobiatma, Distrik Asotipo.
Selama bertugas sebagai anggota TNI, Letkol CPN Athenius Murib pernah ditugaskan dalam Operasi Rahan Aceh (2005), Rahan Papua (2008), Pamtas Kaltim (2013), dan Oprasi Poso (2017).
Ia pun berhasil meraih beberapa tanda kehormatan negara diantaranya Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun, Satya Lencana GOM IX /Raksaka Dharma, Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun, dan Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun.
Sebelum menjabat sebagai Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol CPN Athenius Murib menjabat sebagai Kabaglanud Sdirbinopslat Puspenerbad.
Kodim 1702/Jayawijaya yang dikomandani Letkol CPN Athenius Murib ini sendiri membawahi beberapa kabupaten lain, yakni Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Tolikara dan Yalimo. **














