Kick Off Liga 2 September, Persipura Belum Siapkan Tim

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano (tengah). (Foto: Dok/Antara/HO)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Tim Persipura Jayapura hingga kini belum mempersiapkan tim. Meski demikian, Manajer Yan P Mandenas (YPM) diminta segera merampungkan persiapan tim, untuk melakoni Liga 2 PSSI musim ini, yang dijadwalkan kick off pada pekan ketiga September 2022.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM), melalui rilis, Rabu (29/6/2022).

Diketahui Tim Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura belum mendapatkan sponsor, hal ini membuat persiapan tim mengalami hambatan.

Dua sponsor utamanya Bank Papua dan PT Freeport Indonesia, yang selama ini terus menggelontorkan dana untuk tim kebanggaan masyarakat Papua. Tapi sejauh ini belum memberikan respon.

Tim yang bermarkas di Stadion Mandala, Jayapura ini, terpaksa main di kasta kedua sepakbola nasional, setelah terdegradasi dari liga 1 musim lalu.

Mantan Walikota Jayapura dua periode ini menjelaskan, Komisaris dan Direksi PT. Persipura Papua berharap Manajer Tim Persipura Jayapura, bisa segera merampungkan kesiapan Tim Persipura mengingat waktu yang semakin singkat untuk melakoni kompetisi liga 2 musim ini.

“Kewenangan sudah kita serahkan sepenuhnya kepada manajer untuk membangun dan membentuk tim, kita tidak mau intervensi, kita berikan kebebasan penuh, kecuali untuk 7 pemain yang masih terikat kontrak, mereka masih jadi tanggungjawab kami, dari PT. Persipura Papua masih terus bayarkan gaji mereka,” ujar Benhur.

“Kalau saran dan masukan bila dibutuhkan kita akan berikan, tapi segala keputusan dan kebijakan kita serahkan kepada manajer, mau ambil siapa saja, silahkan. Termasuk sponsorship, kita tidak intervensi, silahkan manajer negosiasi dan putuskan”.

“Sekarang kita tunggu perkembangan, bukan hanya kita, publik juga pasti sudah penasaran dan tunggu kesiapan Tim seperti apa, siapa-siapa yang dilibatkan, pemain, sponsor, latihan, lapangan pertandingan, dan Panpel atau Panitia Pelaksana pertandingan nanti”.

“Kita berharap semua bisa berjalan baik dan lancar, karena waktu persiapan makin dekat, semua harus dipertimbangkan dengan baik, sehingga tim bisa berjalan sesuai rencana hingga akhir kompetisi nanti, keputusan dan kebijakan ada pada manejer, sesuai tugas dan tanggungjawab yang diemban, jadi keputusan tidak lagi di kami, sudah kami serahkan sepenuhnya kepada manajer”. **