PAPUAInside.com, JAYAPURA— Peringatan Hari Bhakti Rimbawan ke 39 tahun 2022 di Provinsi Papua dipusatkan di Kabupaten Boven Digoel ditandai dengan apel gabungan, Rabu (16/03/2022).
Apel gabungan dipimpin Bupati Boven Digoel Hengky Yaluwo dengan membacakan sambutan tertulis Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Dr . Ir Siti Nurbaya, M.Sc dan dihadiri langsung Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua Yan Yap L. Ormuseray, SH, MSi.

Peringatan Hari Bhakti Rimbawan – 39 dirangkaian dengan beberapa kegiatan, diantaranya meresmikan fasilitas rumah produksi, senam bersama, jalan santai diakhiri dengan pencabutan nomor undian serta pameran hasil hutan bukan kayu (HHBK).
Pameran HHBK ini menurut Jan Jap Ormuseray sebagai komitmen menjaga hutan tetap lestari dan mengedukasi warga memanfaatkan hasil hutan bukan kayu untuk peningkatan kesejahteraan.
Mendapatkan dampak ekonomi dari hutan kata Ormuseray tidak semata menebang pohon untuk dijual, namun dengan memanfaatkan hasil hutan lainnya.
“Kita ajarkan mereka mengelola hasil hutan untuk peningkatan kesejahteraan. Kita tampilkan produk mereka dari binaan kita, tidak lagi tebang pohon, tapi kelola untuk mereka tingkatkan ekonomi. Saya terima kasih dan apresiasi bupati dan masyarakat untuk peduli dengan hutan kita di Papua,” ujar Ormuseray.
Sementara itu Bupati Hengky Yaluwo mengatakan peringatan Hari Bhakti Rimbawan yang dipusatkan di Boven Digeol menjadi momentum bagi masyarakat adat agar tidak menjual hutan dan tanah yang berujung pada kehilangan hak sebagai pemilik termasuk bagi investor yang akan membuka lahan sawit.
Kata Bupati Yaluwo, siapapun yang melakukan investasi diwilayahnya wajib disetujui oleh pemilik hak ulayat setempat.
“Kalau pemilik hak ulayat sampaikan kepada kami pemerintah daerah bahwa investasi di wilayah ini atas persetujuan mereka itu baru kita turun melihat. Tapi sebelum ada laporan mereka, investor ketemu kita tidak akan diterima diwilayah kami. Kami tidak akan masukan investor yang nanti merugikan masyarakat, karena mereka bisa kehilangan hak mereka,” tegasnya.
Tema peringatan Hari Bhakti Rimbawan 39 adalah ‘’Rimbawan Menjaga Lingkungan, Mendukung Sukses Presidensi G20 Indonesia”.
Tema ini menurut Menteri Siti Nurbaya mengandung makna evaluasi atas apa yang telah kita lakukan bersama sebagai Rimbawan, sekaligus komitmen untuk memberi kontribusi dalam mendukung suksesnya Presidensi Indonesia dalam G20 tahun 2022. **














