Senpi G2 Kombat Milik TNI Telah Ditemukan, Ini Kronologisnya

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang, saat memberikan keterangan pers tekait ditemukan kembali senpi yang hilang. (Foto: Vina Rumbewas/Papuainside.com)

Oleh: Vina Rumbewas  I

PAPUAinside.com, WAMENA–Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang memastikan bahwa senjata api (senpi) milik oknum anggota TNI yang jatuh dan tercecer di jalan pada Sabtu (5/3/2022) kemarin telah ditemukan kembali.

Hal ini disampaikannya dalam jumpa pers di Makodim 1702/Jayawijaya, Minggu (6/3/2022).

Dalam kesempatan tersebut dandim menjelaskan kronologi yang sebenarnya terjadi.

“Jadi itu bukan kehilangan, namun kelalaian dari anggota yang memegang senpi, jadi bukan kecurian atau hilang di rumah. Tapi senpi terjatuh atau tercecer di jalan,” beber Arif Situmeang.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada oknum warga asli Papua yang saat itu menemukan tas berisikan senpi tersebut, yang tergeletak dipinggir jalan dekat kendaraan milik yang bersangkutan, dimana pada saat itu yang bersangkutan hendak menyalakan mobil miliknya.

“Jadi saat menemukan tas tersebut yang bersangkutan langsung menghubungi Babinsa Koramil Kota Wamena dan melaporkan penemuan tas tersebut,” katanya.

Selanjutnya, tas beserta barang bukti tersebut diserahkan yang bersangkutan kepada babinsa dan bersama-sama pada Sabtu (5/3/2022) kemarin mengantarkan langsung ke Kodim 1702/Jayawijaya.

Pihak kodim yang menerima laporan tersebut langsung mengamankan senpi tersebut, dan sesuai prosedur hal tersebut akan dilaporkan kepada Danrem 172/PWY selaku komandan komando pelaksana operasi di Pegunungan Tengah.

“Untuk sanksi sendiri, hingga saat ini masih terus dilakukan penyelidikan apakah ini kelalain anggota atau seperti apa, ini nanti akan diinformasikan lagi setelah selesai penyelidikan,” jelasnya.

Lanjut Dandim, jadi kronologi sebenarnya tercecernya senpi tersebut yakni pada saat oknum anggota TNI tersebut melakukan perjalanan dari Tolikara ke Wamena.

“Jadi tas berisikan senpi ini tercecer di sekitar kota Wamena, saya tidak mau sebutkan tempatnya secara spesifik, karena kita perlu mengamankan semuanya,” katanya.

Ditambahkannya, oknum yang senpinya tercecer tersebut  merupakan Satgas Kodim 1702/Jayawijaya.

Dimana kata dandim, saat ini pola operasi TNI sudah berubah, bahwasannya yang bertugas di daerah Papua semuanya adalah organik kodim dan bertugas melaksanakan pembinaan teritorial.

“Senpi yang tercecer jenis pistol G2 Kombat. Saya juga ingin membantah kronologi yang beredar di grup medsos, karena ini sudah menjadi liar. Jadi yang saya sampaikan ini adalah kejadian yang sebetulnya,” pungkasnya. **