Atlet Sepatu Roda Papua terus Mendulang Emas

Peraih medali emas atlet sepatu roda putri Papua, Zhahwa Putri (tengah) berfoto dengan peraih perak atlet sepatu roda Kaltim, Rifa Rizqia (kiri) dan peraih perunggu atlet sepatu roda DKI Jakarta, Latisha Sasmito (kanan) melakukan sesi foto bersama usai penyerahan medali kategori ITT 300m final sepatu roda di Gedung Kanselir Klemens Tinal Roller Sepatu Roda, Kota Jayapura, Rabu (29/09/2021). (FOTO: PB PON XX PAPUA/NICKLAS HANOATUBUN)

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Atlet sepatu roda Papua puta dan putri terus mendulang emas menambah pundi-pundi bagi kontingennya.

Pada lomba, Kamis (30/09/2021) yang berlangsung di Stadion Klemen Tinal Roller Sport Center Buper Waena, Kota Jayapura Papua, kontingen Papua menambah 2 medali emas dan 1 medali perak dari cabor sepatu roda.

Dua medali emas yang diraih ini dari lomba ITT 300 meter putra dan putri.

Atlet putri Zhahwa Harmalia Putri meraih poin 25.789 unggul atas atlet asal Kalimantan Timur, Rifa Moza Rizqia, yang menempati peringkat kedua dengan perolehan waktu 26.323 detik, diikuti oleh Latisha Luna Sasmito asal kontingen DKI Jakarta dengan catatan waktu 26.453 detik.

Atlet putra Sindu meraih poin 25.110, poin yang sama juga diperoleh Jihan dari Aceh dengan nilai 25.210, kemudian urutan ketiga Rangga Putra Pratama W dari Kalimantan Timur memperoleh 25.231.

Dalam nomor ITT 300 meter putra,  medali emas diberikan kepada dua atlet, Sindu Adiluhung dari Papua dan Jihan dari Aceh karena mendapat poin sama 25.231.

Sementara medali perak Papua diraih atlet Dhinda Salsabila di nomor lomba relay 3.000 meter putri dengan nilai 4:41.300.

“Kami tak menyangka akan menambah medali untuk lomba ini. Intinya kami akan memberikan yang terbaik untuk tanah Papua,” jelas Dhinda yang mengikuti mata lomba relay 3.000 meter bersama rekannya atlet Papua Ghea Ivana Kusuma Rachman dan Deitalianis Stegrian.

Untuk nomor lomba relay 3000 meter medali emas diraih atlet DKI dan perunggu atlet Jawa Barat.

Dengan bertambahnya dua emas dan satu perak dari cabor sepatu roda, Papua mengumpulkan 8 medali emas 2 perak da 3 perunggu, menempati urutan kedua perolahan medali setelah DKI Jakarta. **