Kabaintelkam Polri: Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Jangan Percaya Hoaks

Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw. (foto: istimewa)

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw mengajak seluruh lapisan masyarakat di Papua tidak mempercayai hoaks terkait vaksinasi covid-19 yang gencar dilaksanakan untuk mencapai herd immunity saat pelaksanaan PON XX.

Vaksinasinasi yang gencar ini kata Komjen Paulus Waterpauw dilaksanakan secara terpadu di seluruh wilayah Indonesia untuk mendapatkan herd immunity.  ‘’Gerakan ini terpadu, mulai dari pemerintah pusat dan daerah untuk melaksanakan vaksinasi,” jelas Komjen Waterpauw, saat dialog pagi bersama RRI Pro 1 Jayapura, Selasa 21 September 2021.

Di Papua, kata Komjen Waterpauw vaksinasi gencar dilakukan di empat kabupaten yang merupakan kluster PON XX, yaitu di Mimika, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Merauke, serta satu kluster penyanggah Kabupaten Keerom.

Isu yang masih berkembang sampai saat ini dan termasuk hoaks bahwa  vaksinasi menimbulkan kematian hingga genoside. Bahkan dikatakan  vaksinasi adalah upaya pemerintah dalam menghilangkan suku di Papua.

“Ini tak benar dan tak perlu dipercaya. Oknum-oknum yang menyebarkan ini berdosa. Masyarakat harus hati-hati menerima doktrin yang menghancurkan kita sendiri. Di tengah pandemi ini, seluruh dunia berlomba dan bekerja keras menghadapi Covid-19 dan pandemi ini nyata,” katanya.

Untuk menangkal hoaks, Baintelkam telah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada tokoh adat, masyarakat, agama dan pemuda lainnya untuk bersama-sama menghentikan hoaks soal vaksinasi. Baintelkam memiliki Operasi Garpu Tala yang muaranya menyukseskan PON dengan cara melakukan upaya komunikasi intensif mendorong vaksinasi secara massal.

“Ini semua dilakukan terpadu antara TNI Polri dan juga tim kesehatan dari daerah sampai di kampung. Kami mendorong vaksinasi untuk menjaga diri dan melindungi orang lain,” katanya.

Dengan sinergitas bersama ini, Bank Dunia mengapresiasi kerja TNI Polri dan sinergi semua pihak dalam mengejar herd immunity dengan pelaksaan vaksin.

“Saya mendampingi Pak Kapolri dalam menerima kunjungan Menko Airlangga yang berterima kasih atas dukungan Polri secara maksimal dan sungguh-sungguh menggerakan kekuatan untuk sukseskan vaksinasi,” jelasnya.

Waterpauw juga menyebutkan upaya maksimal TNI Polri atau pelaksanaan PPKM menjadi contoh bagi Malaysia, Filipina, atau negara lain dengan sinergitas bersama bisa mengontrol laju penyebaran Covid-19.

“Artinya di tengah pandemi ini, gerakan dilakukan bersama hingga pelosok kampung, babinsa dan bhabinkamtibmas bergerak bersama dengan pemerintah menyukseskan vaksinasi, untuk mencapai herd immunity. Aparat keamanan selalu siap dalam keadaan apapun, dimana negara membutuhkan dalam situasi tersulit apapun, termasuk saat pandemi Covid-19,” katanya.

Komjen Waterpauw mengajak seluruh anak bangsa yang akan bertanding pada perhelatan PON XX Papua tak ragu untuk datang ke Bumi Cenderawasih.

Menurut Waterpauw aparat keamanan, pemerintah dan masyarakat di tanah Papua menjamin keamanan para tamu dalam perhelatan olahraga empat tahunan ini.

Waterpauw yakin dengan perhelatan PON, akan berbuah positif untuk Papua, termasuk makin banyak saudara dan keluarga.

“Sambutlah para tamu dari berbagai provinsi di Indonesia dengan senyum ramah yang kita miliki. Biarkan para tamu dari penjuru nusantara melihat sendiri bagaimana pembangunan di Papua, keindahan alam Papua dan merasakan kenyamanan selama di Papua. Mari kita ciptakan ketentraman sebaik mungkin. Kita harus sambut mereka dengan hati yang gembira,” jelasnya.**