Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Polda Papua menggelar operasi bibir sumbing secara gratis, dalam rangka HUT Dokkes Polri dan HUT RS. Bhayangkara seluruh Indonesia ke- 75.
Kegiatan ini dihadiri langsung Wakapolda Papua Brigjen Pol. dr. Eko Rudi Sudarto di RS Bhayangkara, Jayapura, Sabtu (12/6/2021).
Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. dr. Nariyana mengatakan, pihaknya sudah menggelar operasi bibir gratis sumbing, untuk lima anak.
Kegiatan sosial tersebut, kata Nariyana, dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai 12 hingga 17 Juni 2021.
Di lingkungan RS Bhayangkara Jayapura sendiri, bakti sosial kesehatan akan digelar pada 28 hingga 30 Juni 2021.
“Ini juga dalam rangka Rekor Muri dan khususnya di RS. Bhayangkara Jayapura tak hanya berhenti di sini, kita akan bermitra dengan PT. Sinar Mas untuk melaksanakan baksos operasi bibir sumbing, operasi hernia dan katarak secara gratis,” ungkap Nariyana kepada wartawan, usai ikut meninjau pasien operasi bibir sumbing di RS. Bhayangkara.
Selain itu pada tanggal 30 hingga 31 Juli 2021 pihaknya akan menggelar operasi bibir sumbing bermitra dengan Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Cabang Jayapura.
“Ini akan dilaksanakan di RS Dok II Jayapura dengan pasien dari kota Jayapura, kabupaten Jayapura, Keerom dan Sarmi,” lanjutnya.
Ia juga mengimbau, warga di kota Jayapura dan kabupaten sekitarnya dapat berpartsipasi dalam operasi gratis tersebut, jika memang terdapat keluarga yang membutuhkan.
Sementara, Wakapolda Papua mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi Polri dari Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
“Ini ditegaskan kepada pimpinan kita, yaitu Kapolri untuk menjadi agensi membawa kesejahteraan yang dituangkan bapak Kapolri dan program Presisi hingga ke Papua dan kita juga tuangkan dalam Binmas Noken,” kata Wakapolda Papua.
Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk syukur atas HUT Biddokkes Polri yang jatuh pada 17 Juni 2021.
“Jadi memang kegiatan ini luar biasa dan bukan akhir tetapi kegiatan awal dari berbagai kegiatan yang ada nanti hingga Juli,” katanya lagi.
Program tersebut juga disampaikannya merupakan perwujudan dari program pendekatan kepolisian secara humanis.
Penegakan hukum yang dilakukan Polri, lanjut Wakapolda, adalah jalan terakhir sebagaimana dimaksudkan dalam konsep pendekatan restorative justice.
“Saya turut berbangga hati hari ini mereka (pasien bibir sumbing) sudah selesai operasi dan berjalan lancar dan semoga mereka siap menghadapi masa depan dengan percaya diri,” tutupnya.
Di tempat yang sama, Elisa Y. D salah satu orang tua pasien mengatakan, ia mewakili para keluarga pasien menyampaikan banyak terimakasih kepada RS Bhayangkara Jayapura termasuk Polda Papua.
“Kami selama ini mencari biaya untuk operasi dan kami sangat bersyukur operasi ini berjalan baik secara gratis,” ujar Elisa.
Ia mengharapkan, kegiatan pelayanan kesehatan gratis terus bisa dilakukan Polri kepada warga di kota Jayapura, termasuk Orang Asli Papua (OAP). **














