Warga Diharapkan Ikut Andil Ungkap Sindikat Penjualan Senpi ke KKB

Polda Papua menggelar coffee morning bersama Forkompimda di Papua. (Foto: Dok/Humas Polda Papua)

Oleh : Faisal Narwawan  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Polda Papua menggelar coffee morning bersama Forkompimda di Papua, Senin (25/01/2020).

Dalam pertemuan itu, Polda Papua bersama berbagai pihak  berkoordinasi terkait situasi kekinian di Papua.

“Ada beberapa hal yang kami diskusikan,  pertama tentang masih adanya penjualan senjata api (senpi) di Papua berikut solusi bagaimana kita bisa atasi hal ini dengan sinergi,” ungkap Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Disampaikan Kapolda, untuk menutup cela dan membongkar sindikat penjualan senpi di Papua tak hanya dengan bersinergi antara TNI dan Polri. Pihak lainnya juga termasuk masyarakat perlu ambil bagian.

Warga masyarakat diminta dapat bekerja sama untuk memberikan informasi terkait permasalahan tersebut.

“Kami juga mengharapkan masyarakat bekerjasama ikut memberikan informasi sekecil apapun agar kita bisa ungkap sesegera mungkin jaringan penjualan pembelian senjata api baik oknum maupun masyarakat sipil biasa,” ucap Kapolda.

Menurutnya,  aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)  bisa meningkat dengan  miliki senjata dan amunisi.

Ia mengungkapkan, Polda Papua dan jajarannya telah mengetahui peredaran senpi dan amunisi yang masuk melalui beberapa negara tetangga.

“Kita tahu ada peredaran yang masuk melalui negara tetangga baik Filipina maupun Papua New Guinea (PNG). Kita harus serius tangani ini agar meminimalisir aksi,” jelas Kapolda.

Sebelumnya, Polda Papua dan jajarannya berhasil mengungkap sindikat penjualan senpi dan amunisi jaringan internasional asal Filipina. Kasus ini diungkapkan Polres Nabire. **