PAPUAInside.com, JAYAPURA— Walaupun di tengah pandemi covid 19, Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Jayapura, tetap menggelar Kejuaraan Karate KATA Virtual wilayah Forki Kota Jayapura
Kejuaraan karate yang digelar secara virtual tersebut sebagai bentuk pembinaan atlet karate yang ada di club atau dojo karate yang tersebar di seluruh Kota Jayapura.
“Kita ketahui saat ini kita semua sedang bergumul dengan pandemi, namun tidak menyurutkan semangat kita menerapkan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ungkap Ketua Forki Kota Jayapura, Robert L.N Awi., ST.MT, saat membuka kejuaraan karate KATA Virtual, Sabtu (07/11/2020).
Dikatakatan Robert Awi, kejuaraan karate KATA Virtual sangat penting diselenggarakan guna menyediakan sarana bagi atlet KATA yang berpotensi untuk mengharumkan nama daerah baik, tingkat provinsi dan nasional.
“Forki kota Jayapura sebagi wadah club dan dojo karate, merasa perlu untuk dilakukan penyegaran bagi atlet karate khusus KATA, sehingga perlu menyediakan sarana guna mempertahankan prestasi kota Jayapura, sebagai lumbung atlet dan mencetak prestasi ditingkatkan provinsi Papua dan nasional,” cetus Robert.
Dirinya mengapresiasi dan menyampaikan penghormatan setingginya kepada ketua KONI kota Jayapura yang telah mendukung terlaksananya pembinaan karate di Kota Jayapura.
Selain itu, dirinya menyampaikan terima kasih kepada para peserta kejuaraan serta para wasit juri dan panitia yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan.
“Pelaksanaan kejuaraan dan keberhasilan kejuaraan KATA Virtual tahun ini, tidak terlepas dari semua pihak terutama bapak Wali Kota Jayapura selaku ketua KONI Kota Jayapura yang terus mendukung kami dalam mencetak atlet berprestasi di cabang olahraga karate,” ungkap Robert.
Ketua Forki Kota Jayapura yang juga selaku Kadis Perindagkop dan UKM Kota Jayapura ini, mengungkapkan hasil yang telah dicapai sejak memimpin Forki kota Jayapura sejak 2015 adalah memiliki tim karate PON Papua yang kini melakukan pemusatan latihan di Depok Jawa Barat.
“Kita ketahui, saat ini atlet PON karate Papua sebagian besar adalah aset yang berkembang dari sarana yang disediakan, sehingga diharapkan bibit baru dapat bermunculan di iven ini,” cetus Robert.
Robert juga mengapresiasi kinerja panitia yang telah melaksanakan kejuaraan karate secara virtual yang dilakukan pertama kali di Tanah Papua, diharapkan dapat menjadi contoh pada penyelenggaraan kejuaraan karate KATA Virtual dimasa yang akan datang.
Penyelenggaraan Kata Virtual di ikuti 29 atlet KATA putra/putri dengan perwakilan Dojo KKI Universitas Cenderawasih Karate Club, INkai PTC, Bank Papua Karate Club, IPDN Papua Karate Club, dan KKI Teruna Bhakti.**
Editor: Nethy DS|














