Pelaksanaan Debat Kandidat Pilkada Yalimo Molor Dua Jam

Nehemia Walianggen, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Yalimo. (foto: Vina Rumbewas)

Oleh: Vina Rumbewas |

PAPUAInside.com, ELELIM – Meski sempat molor hingga dua jam, debat kandidat putaran ke dua pilkada Yalimo akhirnya dilangsungkan, tepat pukul 17.00 WIT, di Gedung DPRD Kabupaten Yalimo, Rabu (28/10/2020)

Dihadapan panelis selama kurang lebih dua jam, pasangan nomor urut 1 Erdi Dabi-Joni Welil dan pasangan inkamben nomor urut 2 Lakius Peyon-Nahom Mabel, berlomba memaparkan fisi misinya untuk membawa Kabupaten Yalimo yang lebih baik.

Pendidikan, perempuan, dan pengelolaan sumberdaya alam, serta peningkatan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemda Yalimo menjadi topic hangat yang ditawarkan masing-masing pasangan dalam debat politiknya.

“Pelaksanaan debat kita jadwalkan pukul 15.00 WIT tapi sedikit molor dikarenakan ada salah satu pasangan calon yang menghadiri acara gereja. Tapi sudah kami diskusikan dan sepakat selesaikan dengan pasangan calon nomor urut satu karena mereka hadir lebih dulu,” ungkap Nehemia Walianggen, Ketua Komisi  Pemilihan Umum Daerah Yalimo.

Karena keterlambatan pasangan nomor urut 2, pasangan nomor urut 1 Erdi Dabi-John Welil melakukan protes ke KPU yang mana menurut paslon nomor urut 1 KPU dan Bawaslu harus segera melaksanakan debat, sementara KPU harus menunggu karena debat harus dilaksanakan jika kedua paslon hadir di ruangan.

“Karena yang debat menyampaikan visi misi dan program kerja adalah kedua pasangan calon. KPU hanya memfasilitasi ruangan,” katanya.

Lanjutnya, tidak ada sanksi hukum bagi paslon yang terlambat, meski demikian KPU tetap meminta pandangan Bawaslu.

Debat putaran terakhir atau debat ke tiga rencananya akan digelar di Jayapura, namun masih dalam perencanaan.

“Jadi kita akan pikirkan bersama-sama dan itu kita sepakati juga dengan tim kampanye dari kedua pasangan calon dan juga LO, Bawaslu, KPU, terkait tempat dan akan kita putuskan dalam rapat nanti,” pungkasnya.

Pembangunan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang diselaraskan dengan pembangunan nasional dan daerah, menjadi tema yang diusung pada pelaksanaan debat putaran ke dua paslon yang bertarung menuju Yalimo 2020-2025. **