Oleh: Nethy DS|
PAPUAInside.com, JAYAPURA— Kota Jayapura akan segera memberlakukan kenormalan baru atau new normal di masa pandemic covid-19 namun tetap memperketat penerapan protokol kesehatan.
Disebut kenormalan baru karena kebiasaan itu belum pernah ada sebelumnya.
Pemberlakuan new normal dimulai 3 September 2020, dimana semua aktivitas warga yang selama ini terbatas kembali dilakukan namun dengan kebiasaan yang baru.
‘’Semua dilakukan dengan menerapkan protocol kesehatan, selalu menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan tidak berkerumun,’’ terang Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano saat memimpin rapat Forkopimda dengan tim gugus tugas penanganan covid-19 di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (01/09/2020).
Pemberlakuan new normal ini menurut BTM sesuai dengan Kepres No 12 tentang penanganan covid-19 dimana RO Kota Jayapura mencapai 0,8 yang artinya satu orang positif covid-19 berpotensi menularkan ke satu orang.
“Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan dan Tim Gugus Covid-19 Kota Jayapura, RO (reproduction number) saat ini sudah 0,8 dan juga berdasarkan Kepres No. 12 tentang penganganan covid-19 maka pemerintah kota memutuskan, September ini, kita menuju tatanan kehidupan yang normal,” ujar BTM sapaan akrab Wali Kota yang juga Ketua Umum Persipura ini.
Aktivitas masyarakat dan dunia usaha mulai 06.00 – 21.00 WIT, dan untuk memperketat pemberlakuan protocol kesehatan Pemkot melakukan penertiban. ‘’Operasi masker tetap dilakukan dan juga operasi penertiban jika ada yang melewati batas waktu operasional,’’ ujarnya.
Untuk proses belajar mengajar tatap muka, kata BTM belum diperbolehkan untuk anak SD, TK dan PAUD hanya untuk sekolah mulai tingkatan SMP.
‘’Proses belajar dengan tatap muka hanya diperbolehkan untuk tingkat SMP sementara SD, TK dan PAUD masih bejalar di rumah,’’ katanya.
Proses belajar mengajar SMP akan dimulai setelah protocol kesehatan sudah selesai disusun oleh Dinas Pendidikan. ‘’Saat ini masih dalam proses penyusunan protocol kesehatan, setelah itu belajar dengan tatap muka di kelas akan dimulai,’’ ujar BTM.**














