Menjelang Pensiun, ASN dan Anggota Polri Polda Papua Ikuti Pembekalan

Mewakili Kapolda Papua Dirlantas Polda Papua Kombes Pol. M.Nasihin membuka acara pelatihan dan pembekalan bagi ASN dan anggota Polri Jajaran Polda Papua. (Foto : Faisal Narwawan)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Polda Papua menggelar pembekalan dan pelatihan keterampilan Pegawai Negeri Sipil pada Polri yang akan memasuki purna tugas tahun 2020.

Kegiatan ini diikuti 85 orang baik unsur ASN maupun personel Polri dari Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura dan Polres Keerom.

Pelatihan tersebut bertempat di Ballroom Lantai 1 Hotel Horison Kota Jayapura, Rabu (19/08/2020) pagi.

Pembekalan bagi personel Polri dan PNS di Polda Papua kali ini mendatangkan narsumber dari berbagai bidang diantaranya, Bank BTPN Pusat dan BTPN Daerah, Rohaniwan dari  Polda Papua, Psikolog dari Polda Papua dan anggota Polri yang berhasil dalam bidang usaha.

Kapolda Papua Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw dalam sambutannya yang dibacakan  Dirlantas Polda Papua Kombes Pol M Nasihin mengharapkan, pembekalan tersebut dapat memberikan dampak yang signifikan  terhadap kesiapan kondisi mental spritual dan kondisi psikologis anggota Polri  dan PNS Polda Papua yang akan menghadapi masa pensiun.

“Saat pensiun kita alami perubahan besar baik itu kehilangan penghasilan dan lainnya yang dapat membuat cemas menghadapi masa-masa mendatang. Untuk itu melakukan persiapan sebelum masa tersebut adalah langkah yang baik. Kami harapkan semua peserta memahami bahwa pensiun adalah awal dari setengah permainan yang kedua,” jelasnya.

Kepada wartawan, Dirlantas Polda Papua Kombes Pol. M.Nasihin usai membuka kegiatan tersebut mengatakan, rata-rata peserta sudah mempunyai rencana ke depan saat pensiun nanti.

“Saya sempat tanya-tanya tadi, ya ada yang ingin buka warung, ingin masuk di bidang pertanian, ladang ikan, ternak dan lainnya. Saya lihat juga potensi di Papua kan bagus, tanahnya subur jadi banyak pilihan,” lanjutnya.

Ia juga berpesan agar personil yang akan pensiun dapat lebih bersyukur meningkatkan ibadah dan bersilaturrahmi kepada masyarakat sekitar.

“Jangan menutup diri, usia 65 ini masih berkarya di masyarakat, berusaha dan lainnya, makanya pelatihan ini kami datangkan banyak narasumber,” tutupnya. **