Fakultas Teknik Uncen Jayapura hanya Miliki Satu Laboratorium

Para mahasiswa Fakultas Teknik Uncen Jayapura, berpose bersama di Labolatorium Jurusan Teknik Sipil di Perumnas III, Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura. (Foto: Dok/Fakultas Teknik Uncen Jayapura).

Oleh : Ignas Doy  I 

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura  yang memiliki lima jurusan ternyata hanya hanya memiliki satu laboratorium yang ada di jurusan teknik sipil.

Alhasil, laboratorium ini dipakai bersama oleh 5 jurusan di fakultas teknik Uncen untuk melaksanakan kegiatan praktikum, yakni jurusan teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro, teknik pertambangan dan geologi serta teknik perencanaan wilayah dan kota atau planalogi.

Selain itu, laboratorium teknik sipil ini juga dipakai mahasiswa program studi pendidikan vokasi Diploma ata D 3.

Demikian disampaikan Pembantu Dekan II Fakuktas Teknik Uncen Jayapura Dr. Ir. John J. Numberi, M.Eng, usai mengunjungi laboratorium fakultas teknik  Uncen Jayapura di Perumnas III Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Selasa (04/08/2020) lalu.

Dikatakan, program studi pendidikan vokasi D 3 Uncen didirikan tahun 1998 dan program studi pendidikan Strata atau S 1 tahun 2000.

Ia menjelaskan khusus program studi pendidikan vokasi D 3 sebanyak  80 persen adalah praktikum.  Sedangkan program studi pendidikan S 1 sebanyak 60 persen teori dan 40 persen praktek.

Program studi pendidikan vokasi D 3 Uncen meliputi teknik sipil D3, teknik mesin D3, teknik elektro D3 dan teknik geologi D3.

“Miris memang, karena kami butuh sarana dan prasarana penunjang, seperti laboratorium. Idealnya laboratorium fakultas teknik harusnya lima sesuai jurusan yang ada,” tuturnya.

Menurutnya fakultas teknik Uncen ada  memiliki 4.200 mahasiswa. Sedangkan dosen dan tenaga pendidik ada 76 orang dosen tetap, dosen tidak tetap 10 orang dan dosen Dosen Luar Biasa (DLB) yang ada di Uncen maupun instansi lain 10 orang. Jadi kurang lebih ada 92 orang dosen yang ada di fakultas teknik Uncen.

Sementara itu, jumlah tenaga teknik ada 21 orang dan tenaga kontrak  untuk staf administrasi kurang lebih ada 20 orang.

“Dengan jumlah mahasiswa sebanyak 4.200 sangat terbatas, yakni hanya 1 laboratorium untuk kegiatan pembelajaran,” katanya.

Ia menjelaskan, hal ini sejalan dengan  visi dan misi Perguruan Tinggi  terdiri dari 3 poin, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan dan pengabdian kepada masyarakat.

Ditambahkan laboratorium fakultas teknik Uncen, selain digunakan oleh para mahasiswa untuk tugas akhir. Tapi juga para dosen  melakukan penelitian berkaitan dengan hibah-hibah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maupun penelitian- penelitian, untuk menunjang kepangkatan dalam karier akademik dan pengumpulan angka kredit dosen atau biasa disebut KUM.

“Labolatorium ini sangat perlu dan penting sekali sebagai tuls akademik untuk fakultas teknik,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ucapnya, pihaknya mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat  lewat Kemendikbud, untuk dapat melihat keadaan ini dan ikut membantu pembangunan laboratorium.

Diketahui bersama perencanaan pembangunan infrastruktur di Papua berjalan begitu cepat, seperti  jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, industri Penanaman Modal Asing (PMA) antara lain, PT. Freeport Indonesia di Mimika, PT. British Petroleum (BP Indonesia) di Teluk Bintuni, provinsi Papua Barat itu memerlukan engineer-engineer yang handal dan kuat.

“Kita ingin anak-anak dapat bersaing. Kita juga siapkan anak –anak, untuk memenuhi standar -standar kompetensi yang dimiliki oleh industri dan pasar kerja, sehingga kegiatan-kegiatan praktikum itu perlu ditunjang oleh sarana dan prasarana laboratorium dan alat-alat praktikum,” tukasnya.

“Laboratorium sangat penting sekali, sehingga kegiatan- kegiatan kedepan anak- anak kita disiapkan lewat pembelajaran di fakultas teknik anak-anak dapat terserap di pasar kerja”.

Itu artinya, beber dia, anak-anak mempersiapkan diri dengan baik lewat sertifikasi kompetensi, baik yang dilaksanakan di fakultas teknik Uncen maupun kerjasama -kerjasama dengan lembaga -lembaga lain. **