Oleh : Faisal Narwawan|
PAPUAinside.com, JAYAPURA – Pasar Regional Induk Youtefa kembali dilalap si jago merah. Kali ini ratusan lapak dan los di Los B pasar tersebut hangus terbakar.
Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, namun petugas pemadam di lapangan mengatakan, diduga kebakaran terjadi karena konsleting listrik.
Kompol Muhsin Ningkeula selaku kepala Satpol PP. Kota Jayapura yang menangani kebakaran tersebut mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 2.15 WIT, Selasa (21/07/2020)

“Pukul 2.25 WIT kami pemadam sudah tiba di TKP, namun proses pemadaman tidak langsung dilakukan karena aliran listrik belum dimatikan,” jelas Kompol Muhsin ditemui Papuainside.com di lokasi kejadian.
Dikatakan, api baru bisa dipadamkan pada pukul 3.30 WIT. Pantauan di lokasi hingga pukul 5.51 WIT petugas pemadaman masih melakukan upaya pendinginan di bekas kebakaran.
Dalam pemadaman, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh dari 5 pos yang ada dengan melibatkan 3 water suplay dan 5 mobil pemadam/penyemprotan.
“Kami juga dibantu 3 mobil water canon dari kepolisian, dari Brimob, Polda dan Polres. Saat ini pendinginan masih terus dilakukan,” ucap Kompol Muhsin didampingi Kabid Damkar Kota Jayapura Margareta Kirana.

Ahmad (31) salah satu pedagang klontongan dan kosmetik yang juga korban dari peristiwa tersebut mengatakan, api mulai terlihat pada pukul 1.30 WIT.
Dirinya tak sempat menyelamatkan barang dagangan, mengigat api sudah membesar. “Kita tidak sempat selamatkan yang di los B sini, saya datang jam 3.30 WIT, sudah habis semua,” jelas Ahmad.
Ia juga mengaku belum mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut.
Hingga kini pukul 6.06 WIT petugas pemadam masih berada di TKP. **














