Oleh: Nethy DS|
PAPUAInside.com, JAYAPURA— Gempabumi tektonik berkekuatan M5,2 mengguncang wilayah Kabupaten Boven Digoel, Rabu (01/07/2020) pukul 08.06.43 WIT.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,46 LS dan 140.80 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 59 km arah Timur Laut Kota Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua pada kedalaman 10 km.
Dalam siaran pers Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menuliskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan oblique naik (oblique-thurst fault).
Getaran gempabumi ini dirasakan di daerah Oksibil, III MMI. ‘’Getarannya seperti saat truk berlalu. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,’’ tulisnya.
Gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami sehingga warga diimbau untuk tetap tenang.
‘’Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,’’ imbaunya. **














