Sudah Miliki Alat PCR, Lab RSUD Wamena Siap Periksa 30 Sampel per Hari

Bupati Jayawijaya Jhon R.Banua saat melihat langsung uji coba PCR di laboratorium RSUD Wamena. (foto: Vina Rumbewas)

Oleh: Vina Rumbewas |

PAPUAInside.com, WAMENA – Pemeriksaan sampel swab pasien reaktif dan positif Covid-19 di Jayawijaya kini lebih mudah, pasalnya RSUD Wamena kini telah memiliki alat Polimerase Chain Reaction (PCR).

Dengan adanya PCR ini sampel pasien reaktif dan positif Covid-19 tidak lagi dikirim ke Labkesda Provinsi Papua di Jayapura, namun dapat langsung di periksa di Laboratorium RSUD Wamena.

Sebelum dioperasikan, lebih dulu dilakukan uji coba peralatan Biolgycal Safety Cabinet (BSC) untuk memastikan sudah terpasang dengan alat Tes Cepat Molekuler Tubercolosis (TCM TB) yang digunakan untuk mendeteksi Covid-19.

Bupati Jayawijaya Jhon R Banua didampingi Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen dan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto saat memberikan keterangan pers. (foto: Vina Rumbewas)

Usai melihat uji coba PCR di lab RSUD Wamena, Jhon Richard Banua Bupati Jayawijaya yang juga merupakan Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 berharap alat ini dapat segera beroperasi.

“Mudah-mudahan besok (Selasa/16/06/2020)  sudah mulai dioperasikan alat ini untuk pemeriksaan sampel di wilayah Lapago. Sehingga tidak perlu dikirim ke provinsi, namun dengan alat ini sudah bisa lakukan pemeriksaan PCR,” ungkap Banua, Senin (15/06/2020)

Dengan adanya alat PCR ini ditargetkan dapat dilakukan pemeriksaan 30 sampel swab setiap hari.

“Dalam waktu 45 menit ini ada 4 hasil yang sudah bisa dikeluarkan karena alat TCM ini memiliki 4 chamber yang bisa dioperasikan sekaligus,” katanya.

Banua juga mengatakan, dengan adanya alat PCR ini akan mengurangi tempat karantina, mengingat sampel akan lebih mudah diperiksa dan hasilnya lebih cepat.

“Katrik yang terpasang untuk TCM ini mahal dan susah didapatkan, kalau diorder itu butuh waktu 1-2 bulan baru bisa didapat,” Jelas Banua.

Kepala Seksi TB dan Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Papua Marthen  Robaha, SKM menjelaskan bahwa sebenarnya alat TCM sudah ada di Wamena dan ada 2 unit di RSUD Wamena dan Puskesmas Wamena kota, sehingga timnya hanya datang untuk merunning atau upgrade menjadi pemeriksaan Covid -19.

“Agar alat ini bisa berjalan maka kita harus menggunakan BSC yang didatangkan oleh pemda Jayawijaya barulah bisa di hubungkan untuk merunning alat karena ini harus sinkron sesuai dengan standar kemenkes,” jelasnya.

Dijelaskannya lagi, alat BSC berfungsi untuk melemahkan virus barulah akan dipindahkan ke katrik TCM.

Diakuinya memang proses pemeriksaan swab agak panjang sehingga diprediksikan untuk mendapatkan hasil butuh waktu satu jam. **