Oleh: Nethy DS|
PAPUAInside.com, JAYAPURA— Briptu Christian Paliling yang kritis setelah dianiaya sekelompok orang tidak dikenal di Pospol 99 Ndeotadi dievakuasi menggunakan Heli SAS Satria Air Service 81 ke Nabire dan saat ini sudah menjalani perawatan tim medis di RSUD Nabire.
Briptu Christian merupakan korban penganiayaan saat sekelompok OTK menerobos masuk ke Pospol dan merampas empat pucuk senjata.
Kapolda Papua Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang dihubungi PAPUAInside.com menjelaskan, perampasan terjadi Jumat (15/05/2020) sekitar pukul 20.00 WIT, saat Briptu Kristian sendiri di Pospol sementara tiga orang rekannya berada di luar mengikuti rapat dengan warga terkait persiapan sarpras Pospol.
‘’Briptu Christian Paliling sudah mendapat perawatan tim medis di RSUD Nabire,’’ ujar Kapolda singkat melalui pesan WA.
Briptu Christian mengalami luka bacok pada bagian leher, punggung, pelipis kepala bagian kanan dan kiri serta perut.
Dikatakan Kapolda Waterpauw, OTK berhasil membawa kabur empat pucuk senjata AK 47 1 pucuk AK China 1 pucuk dan SS-1 V1 2 pucuk, penyerangnya diduga kelompok KKB (kelompok Kriminal Bersenjata) kelompok Paniai dan Intan Jaya dipimpin Ton Tabuni.
Terkait insiden tersebut Kapolda Papua bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dijadwalkan besok, Minggu (17/05/2020) akan ke lokasi kejadian. **














