9 Warga Diamankan, Usai Hadir Sidang Umum TPNPB-OPM di Markas Victoria PNG

TNI Tengah mengidentifikasi barang bukti. (Foto: Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA— Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 131/brs mengamankan 9 warga, usai menghadiri Sidang Umum Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pada 1 Juli 2021 lalu di Markas Victoria, Distrik Bewani, Papua New Guinea (PNG).

Kesembilan warga ini diamankan, ketika patroli rutin di Pos Petiwi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (14/7/21) sekitar pukul 00.15 WIT.

Dalam patroli tersebut personil satgas menghentikan satu kendaraan roda empat yang mengangkut 12 penumpang. Mereka kemudian diminta turun dan dilakukan pemeriksaan identitas masing-masing penumpang.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan, aparat menemukan ID Card TPNPB-OPM serta sejumlah dokumen dan atribut Papua merdeka yang dibawa kesembilan orang tersebut, sehingga langsung diamankan ke pos untuk pemeriksaan lebih lanjut.

ID Card Anggota TPNPB-OPM. (Foto: Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

“Ada 12 orang di dalam mobil, namun dalam pemeriksaan itu 9 orang kedapatan memegang atau membawa kartu TPNPB-OPM, sementara 3 orang lainnya adalah warga Kampung Skofro. Mereka lalu diamankan sementara ke pos untuk pemeriksaan,” kata Komandan Satgas Yonif 131/Brs, Letkol Inf Muhammad Erfani dalam keterangan tertulis, Jumat (16/7/2021).

Selain mengamankan sembilan orang anggota TPNPB-OPM, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, ID Card peserta  sidang umum TPNPB-OPM, lembaran dokumen hasil sidang TPNPB-OPM, lima pasang pakaian seragam TPNPB-OPM, senjata tajam, parang dan enam unit Hand Phone (HP).

Barang bukti yang diamankan, antara lain ID Card peserta sidang umum TPNPB-OPM, lembaran dokumen hasil sidang TPNPB-OPM, lima pasang pakaian seragam TPNPB-OPM, senjata tajam, parang dan enam unit HP. (Foto: Dok/Pendam XVII/Cenderawasih)

Saat ini kesembilan orang anggota TPNPB-OPM beserta barang bukti telah diserahkan kepada pihak Polres Keerom untuk proses lebih lanjut.

“Kita amankan malam, kemudian paginya kita serahkan ke rekan kita di Kepolisian yakni Polres Keerom, untuk pemeriksaan selanjutnya,” tandasnya. **