Oleh: Vina Rumbewas | PAPUAInside.com, WAMENA – Satuan Lantas Polres Jayawijaya melakukan pendataan terhadap para pengemudi angkutan seperti sopir taksi bandara, sopir truk, sopir angkot, tukang ojek, maupun para tukang becak yang ada di Kabupaten Jayawijaya.
Dari hasil pendataan berhasil terkumpul 456 pengemudi angkutan umum yang telah dipastikan akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pusat.
Bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga terdampak wabah Covid-19 di Indonesia.
Bantuan ini disalurkan melalui Korlantas Mabres Polri dan Bank BRI.
“Kami mengumpulkan teman-teman taxi bandara tapi kami kumpulkan di lapangan terbuka sesuai dengan arahan pemerintah kurang lebih dua meter untuk sosialisasikan BLT sekaligus mendata mereka. Jadi BLT ini langsung dari pemerintah pusat melalui Korlantas Mabes Polri yang didistribusikan kepada pengemudi,” ungkap Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Lantas IPTU Baharudin Buton, SH, Sabtu (18/04/2020)
Menurutnya, bantuan akan disalurkan melalui Bank BRI sehingga para pengemudi angkutan umum ini diminta untuk membuka rekening di bank milik pemerintah itu.
“Jadi ini masih proses untuk pengumpulan data, dan yang sudah kita sudah kirim datanya ke Korlantas MabesPpolri dan sekarang lagi proses,” jelasnya.
BLT yang diberikan pemerintah pusat berupa uang tunai senilai Rp 600 ribu per tiga bulan bagi masing-masing pengemudi angkutan umum di seluruh Indonesia termasuk Jayawijaya.
Ditempat yang sama, Ni Wayan Suarningsih, selaku Rerationship Manager Dana BRI Cabang Wamena mengatakan rekening para penerima bantuan ini akan dibukukan secara kolektif karena BLT sudah harus tersalurkan sebelum akhir bulan April.
“Ad 456 orang penerima bantuan dan kita mulai kolektif datanya mulai hari ini, karena sebelum akhir April ini semua dana sudah harus tersalurkan sehingga jika semua data sudah lengkap maka akan segera kami salurkan,” jelasnya.
Persyaratan yang perlu dilengkapi para pengemudi angkutan umum hanya Copy KTP dan mengisi data perbankan. “Kami akan bukakan rekening secara kolektif, kemudian BLTnya akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing. Jadi teman-teman penerima bantuan hanya mengambil buku dan ATM secara kolektif nanti,” pungkasnya. **













