Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Sebanyak 28 Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Puncak dinyatakan lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXX, Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan III di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten se-Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
Ke-28 PNS Kabupaten Puncak yang dinyatakan lulus, masing-masing PKN 5 orang, PKA 10 orang dan PKP 13 orang.
Upacara pelepasan peserta PKN, PKA dan PKP berlangsung di Aula Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua, Kota Jayapura, Jumat (17/11/2023).
PKN, PKA dan PKP berlangsung 4 Agustus -17 November 2023.
Pelaksanaan PKN, PKA dan PKP ini merupakan kerjasama Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Para peserta resmi dilepas Penjabat Sekda Papua Y Derek Hegemur, mewakili Penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, didampingi Kepala LAN RI Adi Suryanto, Kepala BPSDM Provinsi Papua Aryoko AF Rumaropen, Widyaiswara, Fasilitator dan Panitia.
Penjabat Sekda Puncak Zainudin Rachman mengharapkan para PNS terus meningkatkan kemampuan dan kwalitas kepemimpinan dari para pejabat dan calon pejabat di Kabupaten Puncak.
Zainudin menjelaskan, pihaknya merespon terkait metode, yang kini digunakan LAN RI dalam rangka pengembangan para pejabat, terutama memberikan perubahan kepada daerah dengan proyek- proyek perubahan.
“Kami berharap para pejabat, yang sudah dilatih kepemimpinannya akan membawa sesuatu yang baru, karena mereka tahu persis tentang kondisi di daerahnya,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya pada prinsipnya sangat mendukung proyek-proyek perubahan yang sifatnya aplikatif.
“Ini bukan akhir dari segalanya, tapi kami akan terus kawal untuk target jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang, yang bisa diaplikasikan sesuai dengan permasalahan dan kondisi yang ada di kabupaten Puncak.
Sementara itu, Kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Puncak, Kaswadi mengatakan peningkatan SDM sangat dibutuhkan, apalagi SDM di Kabupaten Puncak masih jauh dibawah.
“PKN, PKA dan PKP adalah bekal yang memadai untuk memimpin OPD, bidang ataupun sub bidang, sehingga mereka bisa mengatur bawahannya, untuk memajukan baik di tingkat OPD, bidang maupun sub bidang,” terangnya.
Oleh karena itu, ia berharap kedepan para peserta PKN, PKA dan PKP menjadi pemimpin perubahan, ketika kembali ke OPD masing-masing **














