Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Sebelas unit rumah kontrakan hangus terbakar di Kompleks BTN, Delta Permai, Kali Acai Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin (29/03/2021) pukul 03.00 WIT hingga 04.00 WIT.
Sebelas unit rumah kontrakan ini digunakan, untuk industri tempe, salon hingga usaha pangkas rambut.
Vika Usman (20) salah satu korban kepada Papuainside.com di TKP mengatakan, ia menyelamatkan diri setelah melihat api membesar tepat di depan pintu rumahnya.
“Suami bangunkan saya dan saya langsung keluar, setelah itu lihat api membesar di depan pintu ada tandon air disitu yang sudah terbakar,” ucap Vika.
Ia mengaku sempat mengambil gambar, setelah berada di jalan dekat Kali Acay.
“Kalau di HP, foto saya ambil pukul 04.16 WIT, kira-kira jam segitu kejadian kebakarannya yang saya tahu,” ucap Vika.
Sementara, dari data yang berhasil dihimpun, salah satu saksi selaku pemilik rumah industri tempe atas nama Tedi Rustiadi (55) menyebutkan saksi terbangun, setelah mendengar suara percikan api seperti ada benda yang sedang terbakar, kemudian bergegas bangun dari tidur dan melihat terdapat nyala api yang sudah menjalar pada bagian ruangan dapur yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan biji kedelai.
Melihat kejadian tersebut kemudian ia berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya, tapi api yang sudah terlanjur membesar, sehingga berlari keluar meminta pertolongan warga sambil teriak kebakaran.
Selanjutnya, Riveldo R (20), yang mendengar teriakan minta tolong membangunkan warga.
Ia selanjutnya, menggunakan sepeda motor langsung bergegas menuju ke Pos Pemadam Kebakaran Pasar Yotefa Abepura, untuk melaporkan kejadian tersebut. Api kemudian berhasil dipadamkan menggunakan 4 unit mobil pemadam kebakaran.
Sementara, hingga berita ini diwartakan aparat kepolisian setempat belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyebab peristiwa kebakaran tersebut.
Sebelumnya, dua unit rumah di Kompleks Perumahan Karyawan PT. Viktory Cemerlang hangus terbakar di Jalan Abe Pantai-Nafri, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (27/03/2021) lalu. **














